My Life My Journey

It's All About My World

Uang Bukanlah Ukuran 23/03/2009

Filed under: Journey — hifni1985 @ 9:24 am
Tags: , ,

Dipublikasikan pertama kali di bagian Pages blog ini pada Mar 23, 2009 @ 9:24

Suatu hari sepulang dari mengajar privat di tahun 2006, aku menunggu ojek untuk mengantar sampai ke jalan raya kalimalang untuk selanjutnya nyambung naik mikrolet M26 ke kampung melayu. Kebisaan di daerah itu, kalo malem nunggu ojek agak lama. Setelah lama nunggu akhirnya datang satu ojek. Aku biasa bayar 5000 sampe depan. Yah, karena daerah pinggiran jadi ongkos ojek ga terlalu mahal, padahal jauh juga lho jaraknya. Eh ternyata, aku ga ada uang 5000, cuma 10000. Sempat ragu juga sih, entar aku kasih 10000, dihargai lebih mahal dari biasanya. Tapi ya udahlah, hari udah malem, aku dah harus segera pulang. Lain kali aku siapin dulu uang pas seperti biasanya.
Sampai di depan jalan raya kalimalang kubayarlah dengan uang 10000 itu. Aku kaget ketika ia ngembaliin uangku 7000. Lho, kok 7000, masih di tengah kebingunganku, belum sempat aku bilang ke mas tukang ojek, eh dia udah balik. Betapa jujur mas tukang ojek itu. Padahal ia sebenarnya bisa memasang tarif lebih mahal, namun ia mengembalikan uangku lebih dari yang seharusnya. Dari tukang ojek itu juga, aku baru sadar mungkin emang tarifnya 3000 ya. Tapi toh, tukang ojek-tukang ojek sebelumnya tidak pernah memberi uang kembalian saat aku memberi uang 5000. Setelah kejadian itu, aku tetap bayar ojek 5000 karena Aku pribadi ga tega bayar 3000 untuk jarak sejauh itu.
Kejadian itu emang nampak sederhana, namun membuatku berpikir. Di dalam mikrolet aku merenung. Mas tukang ojek itu menghargai uang 3000 yang diterimanya dari hasil ngojek. Ia terus ngojek sampai malam hari, mengumpulkan uang sedikit demi sedikit. Aku merasa diingatkan dengan sikapku selama ini. Aku sering menimbang-nimbang saat menerima pekerjaan mengajar privat. Aku menimbangnya berdasarkan honor bersih yang kuterima setelah dipotong ongkos. Jika murid A lebih menguntungkan dari segi honor, aku akan lebih memilih mengajar murid A dibanding murid B yang memberi honor lebih kecil. Sebenarnya itu sikap yang kurang pantas karna tak seharusnya aku mengukur sesuatu berdasarkan uang semata. Hari itu aku mendapat pengalaman berharga untuk lebih menghargai pekerjaan yang kulakukan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s