11.15.09

List of Korean Drama I Have Watched

Posted in My Interests tagged at 10:23 pm by hifni

18 vs. 29

18vs29

 

A Love To Kill

A%20Love%20To%20Kill

 

 

09.22.09

Liburan Lebaran

Posted in curahan hati ku tagged , at 12:08 pm by hifni

Setelah berbulan-bulan dibuat stres oleh pekerjaan yang ga ada habisnya, tiba juga masa liburan. Libur dalam rangka hari raya Idul Fitri. Aku liburan ke Palembang. Kangen banget dengan suasana kota. Aku silaturrahim dg keluarga dan teman2. Tak ketinggalan tentunya cuci mata, jalan2 ke mall. Hal yg tak bisa kulakukan saat aku di dusun yang minim fasilitas. Sungguh menyenangkan bila aku bisa ke kota tiap beberapa minggu atau sebulan sekali. Namun, sayangnya itu tidak bisa kulakukan. Karena aku, tidak punya rumah tempat kembali atau keluarga tempatku merasa nyaman. Orang tua ku tak ada di palembang. Di palembang juga kami ga punya rumah. Dulu sedari kecil hingga lulus sma, kami tinggal di kontrakan. Jadi sekarang setiap ke palembang, aku ke tempat tanteku. Tentu beda rasanya, tak seperti rumah sendiri, tak seperti keluarga sendiri. Semuanya tak sama. Aku sangat ingin kelak, aku punya rumah dimana-mana. Sehingga nanti, aku tak perlu bingung mau kemana. Setiap kali aku ke suatu tempat, aku bisa pulang ke rumah sendiri. Semoga.. Aamiin..

06.28.09

Deadline Pemetaan

Posted in My Jobs tagged , at 8:54 am by hifni

Belakangan hari ini Aku benar-benar disibukkan oleh pemetaan. Berperan sebagai Instruktur Daerah (Inda) yang mengajarkan pemetaan pada petugas-petugas, menjadikanku sebagai orang tempat mereka bertanya tentang segala permasalahan pemetaan. Aku ga masalah dengan hal tersebut. Selain itu, Aku juga diserahi tanggung jawab untuk pemetaan 1 kecamatan dari total 19 kecamatan yang ada di kabupatenku. Untuk memetakan kecamatan tersebut, Aku memiliki 3 orang Petugas Pemeta dan Aku berperan sebagai Pengawas mereka.
Pekerjaan pemetaan ini bisa dibilang susah susah gampang. Menjadi susah tatkala petugasnya tidak mengerti, lambat, malas, sungkan bertanya, dan enggan baca buku pedoman. Kriteria negatif tersebutlah, yang sayang sekali, dimiliki oleh sebagian besar petugas pemeta di kabupatenku. Petugas pemeta berasal dari kecamatan maupun desa, bukan staf atau pegawai instansiku. Kami biasa menyebut mereka Mitra Statistik. Menggunakan mitra statistik adalah hal yang lazim bagi kami karena kami tidak memiliki sumber daya yang cukup. Hal menjadi rumit saat sebagian mitra yang terlibat adalah orang-orang yang tidak berkualitas. Inilah yg selama ini menjadi kendala besar yang menghambat penyelesaian pekerjaan.
Seperti kali ini, deadline pemetaan sudah tinggal beberapa hari lagi, namun baru 3 dari 19 kecamatan yg mengumpulkan pekerjaan nya. Lebih lagi, tak ada yang benar-benar sempurna hasilnya. Banyak kesalahan disana-sini.

06.13.09

Pengawasan Pemetaan

Posted in My Jobs tagged , , at 7:25 am by hifni

Hari ini bos ngajak ke Kecamatan Sungai Are untuk pengawasan pemetaan. Kami akan berangkat dengan kendaraan dinas, Bos, aku, dan Kak Rival. Bangun pagi tapi rasanya ngantuk banget, #_# secara semalem baru tidur jam setengah tiga. Meski hari ini hari libur tapi harus tetep memenuhi tugas nih so aku harus bersiap-siap. Duty calls. Semoga aja ga lama udah selesai. Supaya sepulangnya dari sana, aku bisa istirahat. Kecamatan Sungai Are terletak di ujung wilayah Kabupaten ini. perjalanan kesana memakan waktu sekitar 3 jam. Hmm, Apa aku tidur aja ya di perjalanan. Lumayan kan 3jam tidur ^_^ Supaya pas nyampe disana bisa seger. Pukul 08:30 WIB kami berangkat. Di perjalanan kami membahas tentang pekerjaan dan lain sebagainya. Ga terasa udah nyampe nih. Wah, ga sempet tidur nih diriq. Ya udahlah, toh ternyata aq ga terlalu ngantuk or lemes.

Sesampainya di Kecamatan Sungai Are, kami mangkal di rumah salah satu staf Kecamatan Sungai Are, secara hari libur gini kan kantor camat tutup. Petugas kami panggil kesana, membawa hasil kerjaan mereka untuk diperiksa. Setelah berbincang sebentar tentang progress pekerjaan mereka, kami melihat hasil kerja mereka. Waduh, waduh, ternyata mereka belum mengahasilkan apapun. peta yang telah disalin ke blangko WA baru 1 dan itu pun salah. Alasan mereka sih, mau nunggu GPS (Alat pengambil koordinat lokasi tempat). Padahal kan dari awal sudah dibilangin pengerjaan peta tidak bergantung pada alat itu, Ck ck ck… Sudah gitu ternyata, mereka tidak melakukan identifikasi batas desa dikertas doorslag (kertas transparan ukuran A1), melainkan hanya di kertas HVS biasa. Ini bakal memperlama pekerjaan, karena mereka akan kesulitan untuk menjiplaknya ke Blangko WA. Selain itu, ada beberapa kesalahan kekurangan dalam hasil kerja mereka, seperti batas dusun yang dibuat hanya batas pemukiman saja bukan batas wilayah yang sebenarnya, blok sensus belum dibagi, RD belum diisi. Padahal waktu yang tersisa tinggal 2 minggu lagi. Yah, semoga mereka bisa mengejar ketertinggalan mereka.
Selesai Kecamatan Sungai Are, kami makan siang sebentar. Sebenernya dah telat, udah pukul 15:00 WIB. Memakan waktu lama memeriksa pekerjaan mereka karena ditambah dengan pendalaman konsep dan materi lagi. Ku ajarin lagi deh secara privat, daripada nantinya mereka masih bingung-bingung gitu. Kak rival bilang ia sampe kesel nunggu, karena udah gemeter karna laper, eh aku masih aja sibuk menjelaskan ke mereka konsep, materi, dan menunjukkan kembali hal-hal yang harus mereka lakukan. Hehehe, maaf deh kak. Anehnya aku ga begitu laper, meski tadi pagi cuma sarapan dengan sepotong roti, di perjalanan pula.

Selesai makan di warung deket pasar kalangan, kami melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Sindang Danau, untuk kembali memeriksa hasil kerja mereka. Hmm, ini baru lumayan. Mereka sudah hampir selesai, dari 7 desa, sudah 6 yang dipetakan, sudah dibentuk blok sensus dan diambar di blangko WB, dan RD sudah diisi. Secara garis besar sudah cukup bagus. Kesalahan mereka ada pada, beberapa penamaan blok ada yang belum benar, beberapa blok yang digambar belum sesuai ukuran maksimal. Mereka berjanji untuk segera memperbaiki dan dalam seminggu ini menyerahkan hasilnya ke Kabupaten. Baguslah.

Terlihat sekali perbedaan antara Sungai Are dan Sindang Danau. Semua ini sebenarnya masalah kualitas Sumber Daya Manusia. Kalo SDM nya handal, mau bekerja keras, cukup bisa mengerti kalo dijelaskan, tentunya pekerjaan akan lancar dan cepat selesai. Batapa inginnya aku, Indonesia memiliki banyak SDM yang handal agar negeri ini bisa maju dan sejahtera.

Nge-Blog, Masih Harus Banyak Belajar Nih!

Posted in about me at 12:50 am by hifni

Aku masih terbilang pemula di dunia blogging ini. Aku ngerasa emang blog ku ini standar dan sederhana. Apa ya tujuan ku nge-blog? Mmmm, aku nge-blog untuk menyampaikan pemikiranku, pengalamanku dan perasaanku pada dunia. Makanya, tulisan-tulisan di blog ini personal banget. Aku ga terlalu peduli, berapa traffic di blog ku atau berapa banyak orang yang baca blog ku. Aku menghargai setiap orang yang mampir membaca blog ku ini dan mungkin menyukai tulisan yang kubuat. Kita bisa sharing pendapat tentang pemikiran hidup.
Aku pengen buat blog ku lebih baik lagi. Tapi kalo mau ganti theme, gimana ya? Aku suka dengan theme yang sekarang. Sederhana dan Classic. Mau nambahin macem-macem widget ke blog tapi sayangnya ga banyak yang support wordpress. Lebih banyak kalo di blogger. Mau pindah ke blogger, tapi sayang, soalnya tulisanku disini udah lumayan jumlahnya. Ya udahlah, aku coba aja apa yang bisa ditampilkan. Aku emang masih harus banyak belajar. Kuanggap blogging ini sebagai ajang ku menambah pengetahuan dan sharing pengalaman. Sempet terpikir juga sih, what if I write each post in two languages, English and Indonesian. So that anyone would understand what I wrote. Yeah, maybe later on I will. Hope You All Enjoy My Blog…

06.12.09

Should I Quit My Job?

Posted in My Jobs at 10:21 pm by hifni

Dynamic Life, dynamic work is one of my expectations. Sometimes i feel that my state condition right now doesn’t suit me at all. I really need a better place to work. Deep down, I wanted it so bad to change my job. I began questioning, Was it ungratefulness that i felt? Or was it the calling that i had to fulfill? Should I stick to this job? Or should I take the risk to find another job? Would I find the job that I was looking for out there? Would I regret one day of making the decision? My head is full with many thoughts. I haven’t been able to draw conclusion of my analysis.

I imagine myself on some condisions as the results of particular decisions.
First, I stick with my job now, and I end up as just an ordinary person going through such routines over and over. Lack of challenges makes me bored of my job. And it causes me to loose my optimize productivity. I become such a loser, Having so many dreams and yet do not have the courage to break away and do some things to fulfill my dreams.
Second, I stick with my job now, trying to do my best for the job. I wait for 4 years of stupid boundaries for continuing to pursue higher education. I would be 27 years old when it happened.
Third, I break the rule. I quit my job and find a new one. I find a job that suits me enough, challenges my ability and brings me major developments. I’m mastering new skills each and every day. I become much more ambisious. My determination in fulfilling my dreams grows bigger. With my capabilities that I earn, I start to create the path to make my dreams come true one by one.
Fourth, I break the rules, I quit my job. I start to find a new one. I take one job, I don’t like it and then quit. Then I take another job. But still, after long searching for the right kind of job that I was looking for, I haven’t found it. I began to regret on my early decision of quiting my first job. And I hate such kind of feeling.

I really have to think over and over before making the decision. I should have the courage and I should not regret on any consequences of the decision that I made. I hope God could help me and show me the right choise. The path that will lead me to the very best of me. Aamiin…

06.11.09

Pengalaman Saat Pelatihan RD, SUSENAS dan SAKERNAS

Posted in curahan hati ku, unusual things at 1:35 pm by hifni

Hari kamis, 4 Juni 2009 siang aku berangkat ke palembang dengan barang yang banyak coz mau pelatihan selama seminggu. Pelatihan pertama, Pengolahan RD & Digitasi Blok Sensus. Aku nginep di wisma olga sekamar ama temenku yg cantik dari Musi Rawas.The room is ok, the food is ok. No problem at all. Pelatihan dari pagi sampe sore, malemnya jalan2 deh. Maklum, orang dusun ke kota neh. Shopping2 bo’. Emang udah niat mau beli barang2 yang kubutuhkan yang susah didapet di daerah tempatku. Pelatihan kedua, Pendataan susenas dan sakernas. Penginapan yang disediakan, wisma musdalifa. When I got there, what?! the room, bathroom, and bedcover are dirty. There would be 6 persons in 1 room. Oh my god, it’s so awful. The worst part is the fact that my friend set the air conditioner at minimum temperature, 16 degrees celcius. So the first night in that room is terrible. It’s really cold and there’s no blanket. I kept waking up at night, tortured, seeking for anything to warp my body but unfortunately not enough to warm me up. At dawn, it was time to have morning prayer. I walked to the bathroom and you know what? the floor was really cold. Inside the bathroom was much warmer. After having morning prayer, I was confused. I couldn’t stay in that cold room, I was thinking, should I wait in the bathroom? cause it’s warm there. But owwwh, What was I thinking? to stay in the bathroom waiting for the sunrise? That would be 1 more hour, and soon someone would wake up and need to use the bathroom. I decided to go out of the room. I went to the lobby. Thanks God, There’s no Air Conditioner there. I spent 1 hour sitting there and doing nothing. In the morning after having breakfast, I complained about the cold and said I can’t stand the cold but no one seemed to care. Each time I turned off the air conditioner or changed the temperature, It always reverted to the minimum temperature. I got fever & flu. I drink medicine but I didn’t get better. There was a moment at that time when I was shaking because I felt so cold under my fever condition, one of the roommate said to me, “koq gini aja dingin sih?” I said to her that I got fever. But instead of sympathy, what I heard from her is a cynical comment. I thought that it was no use to stay there. I would only get worse. I should do something to prevent for the worst thing to happen (Last year I was sick very badly because of exhausted, dehidrated, and exposed to air conditioner. I didn’t want it to happen again). I decided to move out to my friends’ place. There’s no air conditioner there and they’re all nice. Disana ada kipas angin tapi mereka cukup peduli dengan tidak mengarahkan kipas angin itu padaku. Alhamdulillah, dengan tidak berinteraksi dengan dinginnya AC, Aku bisa beristirahat dengan nyaman. Esoknya demamku berangsur agak reda. Paling hidung yg masih meler2. Masih harus terus minum obat supaya benar-benar sembuh. Dua malem aq nginep di tempat temen-temenku. Aq ke Musdalifa pas pelatihannya aja. Pengalaman ini memberiku pelajaran bahwa betapa pun orang lain tidak peduli akan diri kita tapi hidup tetap berjalan dan tugas kita untuk terus melalui hari tanpa harus ambil pusing akan ketidakpedulian orang lain pada kita. Don’t be too sensitive in this cruel world is one way to struggle and survive.

05.31.09

Download How Can I Not Love You – Joy Enriquez

Posted in Download Musics at 11:41 am by hifni

Descriptions :
Title : How Can I not Love You
Artist : Joy Enriquez
Sountrack : Anna and The King
Year : 1999
Type :MPEG Layer 3 Audio Files
Bitrate : 192 kbps
Size : 6.33 MB

Download This Song

How Can I Not Love You – Joy Enriquez

Posted in Lyrics and About The Song at 7:28 am by hifni

Can not touch
Can not hold
Can not be together
Can not love
Can not kiss
Can not have each other

Must be strong, and we must let go
Can not say what our hearts must know

How can I not love you
What do I tell my heart
When do I not want you
Here in my arms
How does one waltz away
From all of the memories
How do I not miss you
When you are gone

Can not dream
Can not share
Sweet and tender moments
Can not feel
How we feel
Must pretend its over

Must be brave, and we must go on
Must not say, what weve known all along

Hook

Must be brave, and we must be strong
Can not say, what weve known all along

Lagu ini adalah salah satu lagu favoritku zaman masih sekolah dulu. Benar-benar menyentuh hati. Joy Enriquez menyanyikannya dengan penuh penghayatan, membuatku bisa merasakan isi lagu ini. Bagaimana rasanya saat saling mencintai namun tidak bisa menyatakannya dan tidak bisa bersama. Namunkan deep down, masing-masing mengetahui bahwa Mereka tidak bisa menghindar untuk terus mencintai dan merindukan satu sama lain. So Beautiful. Lagu yang sungguh indah.

Big Girls Don’t Cry – Fergie

Posted in Lyrics and About The Song at 4:43 am by hifni

The smell of your skin lingers on me now
You’re probably on your flight back to your home town
I need some shelter of my own protection, baby
To be with myself in center
Clarity, peace, serenity

I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It’s personal, myself and I
We’ve got some straightenin’ out to do

And I’m gonna miss you like a child misses their blanket
But I’ve got to get a move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry
Don’t cry, don’t cry, don’t cry

The path that I’m walkin’, I must go alone
I must take the baby steps ’til I’m full grown, full grown
Fairy tales don’t always have a happy ending, do they?
And I foresee the dark ahead if I stay

I hope you know, I hope you know
That this has nothing to with you
It’s personal, myself and I
We’ve got some straightenin’ out to do

And I’m gonna miss you like a child misses their blanket
But I’ve got to get a move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry

Like the little school mate in the school yard
We’ll play jacks and Uno cards
I’ll be your best friend and you’ll be my
Valentine

Yes, you can hold my hand if you want to
‘Cause I wanna hold yours too
We’ll be playmates and lovers
And share our secret worlds

But it’s time for me to go home
It’s getting late and dark outside
I need to be with myself in center
Clarity, peace, serenity

I hope you know, I hope you know
That this has nothing to do with you
It’s personal, myself and I
We’ve got some straightenin’ out to do

And I’m gonna miss you like a child misses their blanket
But I’ve got to get a move on with my life
It’s time to be a big girl now
And big girls don’t cry
Don’t cry, don’t cry, don’t cry

Mendengar lagu big girls don’t cry, aku jadi terpikir dengan latar cerita dibalik lagu ini dan makna yang dikandungnya. Seorang gadis tinggal bersama kekasihnya. Hari-hari dihabiskan bersama dengan sang kekasih. Bangun, memasak, menyiapkan sarapan, mencuci pakaian, melepas kekasih kerja, melakukan kegiatan rumah tangga, menanti sang kekasih pulang kerja, mendengarkan cerita sang kekasih, sampai di penghujung hari. Dan esok hari, itu pun terulang kembali. Sang gadis merindukan waktu untuk dirinya sendiri. Saat-saat ia bisa bereksplorasi dengan hal-hal yang ia sukai, melakukan kegiatan bagi perkembangan dirinya. Maka suatu pagi, ia memutuskan untuk pergi dari kekasihnya. Bukan karena ia tidak mencintainya, tapi ia butuh waktu untuk dirinya sendiri.

Next page